"Sebaik-baik kamu adalah yang paling bermanfaat bagi manusia." dan "Sebaik-baik kamu adalah yang belajar Al-Qur'an dan mengajarkannya." (Al-Hadits)

Senin, 30 Agustus 2010

Negara Manakah Yang Paling Kaya di Bumi Ini?

Banyak sebenarnya yang tidak tahu dimanakah negara terkaya di planet bumi ini, ada yang mengatakan Amerika, ada juga yang mengatakan negera-negara di Timur Tengah. 

Tidak salah sebenarnya, contohnya Amerika, negara super power itu memiliki tingkat kemajuan teknologi yang hanya bisa disaingi segelintir negara, contoh lain lagi adalah negara-negara di Timur Tengah. Rata-rata negara yang tertutup gurun pasir dan cuaca yang menyengat itu mengandung jutaan barrel minyak yang siap untuk diolah. 

Tapi itu semua belum cukup untuk menyamai negara yang satu ini. Bahkan Amerika dan negara-negara Timur Tengah serta Uni Eropa-pun tak mampu menyamainya.  Dan inilah negara terkaya di planet bumi yang luput dari perhatian warga bumi lainnya. Warga negara ini pastilah bangga jika mereka tahu. Tapi sayangnya mereka tidak sadar "berdiri di atas berlian" langsung saja kita lihat profil negaranya.

Negara Republik Indonesia

http://4.bp.blogspot.com/_97RPDJSidlw/SQnVkvyWuhI/AAAAAAAABAw/O0abvwb0eyE/s400/indonesia_bendera.jpg

Kamis, 12 Agustus 2010

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Catatan bagus dari ikhwah ....
Semoga bisa bermanfaat,

Jadi Ikhwan jangan cengeng..
Dikasih amanah pura-pura batuk..
Nyebutin satu persatu kerjaan biar dikira sibuk..
Afwan ane sakit.. Afwan PR ane numpuk..
Afwan ane banyak kerjaan, kalo nggak selesai bisa dituntut..
Afwan ane ngurus anu ngurus itu jadinya suntuk..
Terus dakwah gimana? digebuk?


Jadi Ikhwan jangan cengeng..
Dikit-dikit dengerin lagunya edcoustic..
udah gitu yang nantikanku di batas waktu, bikin nyelekit..
Ke-GR-an tuh kalo ente melilit..
Kesehariannya malah jadi genit..
Jauh dari kaca jadi hal yang sulit..
Hati-hati kalo ditolak, bisa sakiiiittt…

Kamis, 05 Agustus 2010

Penutupan Bridging BIUS 2010

Benar-benar menjadi hari yang menyenangkan, melelahkan, bahkan mungkin mengesalkan (bagi sebagian orang).
Hari itu Ahad tanggal 1 Agustus 2010, tibalah Bridging BIUS 2010 mencapai puncak acara. Setelah diberikan materi demi materi, setiap hari dalam satu bulan, kini waktunya untuk 'mengendapkan' itu semua. Melepas perasaan jenuh selama satu bulan.

Stop dulu deh... Siapa yang belum tahu apa itu Bridging?? Siapa yang belum tahu BIUS?? Hayo cung...
Ya udah, sedikit penuturan cukup lah.

BIUS adalah

Rabu, 04 Agustus 2010

Ma'na Da'wah - Da'watun Minadh Dhulumaatil Jaahiliyyaati Ilan Nuuri

Pada akhirnya tujuan dari dakwah adalah mentransformasikan masyarakat yang jahiliyah (dalam hal ini belum tersirami oleh nilai Islam secara utuh) menuju masyarakat yang telah tercerahkan oleh cahaya Islam. Masyarakat seperti ini seringkali disebut sebagai masyarakat madani. Berbicara tentang masyarakat madani, akan merujuk pada tulisan KH.Mas’oed Abidin dalam tulisannya “implementasi adat basandi syarak , syarak basandi di kitabullah”, beliau menuliskan , Madani mengandung kata maddana al-madaina artinya, banaa-ha yakni membangun atau hadhdhara yaitu memperadabkan dan tamaddana artinya menjadi beradab-yang nampak dalam kehidupan masyarakatnya berilmu (rasional) memiliki rasa (emosional) secara individu maupun secara kelompok serta memiliki kemandirian (kedaulatan/harga diri) dalam tata ruang dan peraturan-peraturan yang saling berkaitan.

Merujuk pada refrensi lain, pada tulisannya menuju masyarakat madani, Cendikiawan Muslim Nurcholish Madjid mengatakan ,

Ma'na Da'wah - Da'watun Hatta Yakfuruu Bit Thooghuuti Wa Yu'min Billahi

Tujuan dari dakwah adalah bagaimana agar manusia meninggalkan thagut atau syirik dan beriman kepada Allah. Thagut pada zaman jahiliyah dikenal dengan hubal, latta, uzza’. Mereka adalah spiritualis pada zamannya dan dibuatkan patung oleh masyarakat mekkah sebagai media untuk berdo’a kepada Tuhan mereka, dan ketika futuh mekkah, salah satu simbol penaklukan adalah dengan merusak patung patung tersebut, dan menjadi simbol kemenangan aqidah bagi masyarakat kota Mekkah. Jelas dalam masa kenabian Muhammad, proses dakwah adalah membuat masyarakat jahiliyah meninggalkan Tuhan selain Allah azza wa jalla.

Allah berfimran dan dua ayatnya, 
“Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak jadikan seorang khalifah di muka bumi." (Al-Baqarah 30).
"Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku." (Adz-Dzariat 5).
Pada kedua ayat diatas, jelas Allah menegaskan bahwa tiada Tuhan selain Allah,

Ma'na Da'wah - Da'watun Bil Maw'idhotil Hasanah

Seorang mukmin adalah cermin bagi saudaranya, dan nasihat adalah semahal-mahalnya pemberian. Akan tetapi nasihat adalah sesuatu yang paling sulit bila hendak dilakukan. Karena, kebenaran itu pahit; menjelaskan kesalahan itu membuka kekurangan, sementara diri manusia itu suka menentang, dan manusia sangat cinta kepada dirinya. Sehingga, dalam pandangan saya, suatu nasihat akan mendatangkan hasil sebaliknya jika kita tidak menyampaikannya dengan cara yang baik

Dakwah dengan cara yang baik dan sebaik-baiknya. Allah sudah menurunkan value dan content dakwah kita dengan jelas dan tegas sudah Allah turunkan dalam Al Qur’an dan Hadis. Tinggal bagaimana cara kita saja sebagai aktifis dakwah kampus membahasakannnya dengan cara yang tepat dan media yang tepat pula. Karena metode yang tepat akan mempercepat proses penyampaian hidayah, dan metode yang kurang pas bahkan bisa berdampak kontraproduktif bagi dakwah yang dilakukan.

Ma'na Da'wah - Da'watun Bil Hikmah

Dakwah bil Hikmah yakni menyampaikan dakwah dengan cara yang arif bijaksana, yaitu melakukan pendekatan sedemikian rupa sehingga pihak obyek dakwah mampu melaksanakan dakwah atas kemauannya sendiri, tidak merasa ada paksaan, tekanan maupun konflik. Dengan kata lain dakwah bil hikmah merupakan suatu metode pendekatan komunikasi dakwah yang dilakukan atas dasar persuasif. Ini merupakan sebuah konsep dakwah yang Allah siapkan dan rekayasakan kepada Muhammad Rasulullah.

Bila kita menilik kembali ke sirah nabawiyah, Muhammad kecil sudah disiapkan dengan berbagai tempaan yang membuat dirinya matang dan bijaksana. Dimulai sejak beliau kehilangan orang tuanya, dimana beliau sudah di siapkan oleh Allah agar mandiri. Lalu beliau membantu pamannya berdagang di usia muda yang membuat beliau cakap dan mampu berkomunikasi dengan baik dengan sesama, serta memberikan citra bahwa Nabi Muhammad adalah memang seorang yang bisa di percaya. Hingga pada akhirnya,

Ma'na Da'wah - Da'watun Ilallah

"Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung." (Ali Imran : 104)

Islam mengajarkan kepada kita untuk berdakwah atau menyerukan nilai Islam dengan satu prinsip utama, yakni tauhid. Mengajak objek dakwah untuk beriman kepada Allah adalah tujuan seorang aktifis dakwah kampus melakukan semua kegiatannya. Ia mengajak untuk meyakini bahwa Allah pemilik semesta alam, Allah lah yang mengatur masa depan dan Allah pula yang memberikan nikmat maupun azab. Hanya karena Allah semua aktifitas manusia dimudahkan.


Cara pandang ini harus melekat pada setiap aktifis dakwah kampus. Karena dengan cara pandang inilah seorang aktifis dakwah akan memiliki energi lebih dalam melakukan aktifitasnya. Karena semuanya tiada arti tanpa Cinta-Nya. Bukan dengan membangun cara pandang bahwa dakwah itu untuk Lembaga Dakwah, atau agar sebanyak-banyaknya mahasiswa yang mengikuti mentoring, atau agar citra lembaga dakwah meningkat.


Ma'na Da'wah - Da'watun Naas


Dakwah kepada manusia. Kita perlu berkomunikasi kembali kepada diri kita sebelum kita memulai sebuah dakwah. Sejatinya kita adalah seorang manusia yang mempunyai perasaan dan tentu berkomunikasi dengan perasaan kita sendiri adalah hal tidak terlalu sulit dilakukan. Cobalah bertanya sebuah pertanyaan sederhana “apa yang saya rasakan ketika bertemu dengan orang seperti saya “. Dakwah kepada manusia merupakan suatu keunikan tersendiri. Karena pada hakikatnya manusia itu berbeda-beda dan memiliki taste dan preference yang berbeda setiap orangnya.


Jika bahasakan dalam konteks dakwah, maka, bisa jadi setiap manusia memiliki cara untuk dakwah dan di dakwahi sendiri. Setiap manusia memiliki kekhasan, dan pintu masuk hidayah yang berbeda.

Bisa jadi kita menemui seseorang yang terbuka hidayahnya ketika sedang mentafakurri alam

Bisa jadi kita menemui seorang muslimah berniat untuk pakai jilbab karena didengarkan sebuha ayat

Bisa jadi seseorang menjadi rajin Shalat karena nikmat yang hadir tanpa disangka

Senin, 02 Agustus 2010

Enam (6) Pertanyaan dari Imam Ghozali

Suatu hari, Imam Al Ghozali berkumpul dengan murid-muridnya. Lalu Imam Al Ghozali mengajukan 6 pertanyaan.


Pertama,"Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?".

Murid-muridnya ada yang menjawab orang tua, guru, teman,dan kerabatnya. Imam Ghozali menjelaskan semua jawaban itu benar. tetapi yang paling dekat dengan kita adalah "MATI". Sebab itu sudah janji Allah SWT bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati. (Ali Imran 185)


Pertanyaan kedua

Rabu, 21 Juli 2010

Sekedar Curahan Hati

Allah, ...
Mahasuci Engkau yang telah menciptakan.

Baru kali ini, hati ini merasakan ni'mat
yang mungkin tidak Engkau berikan kepada hati-hati yang lain
Ni'mat yang sungguh luar biasa
Ni'mat yang semoga bisa lebih mendekatkan hati ini kepada-Mu

Dalam perjalanku untuk menuntut ilmu
Engkau selalu memberikan kemudahan
Engkau berikan selingan, agar otak ini tidak bosan
Engkau lah yang mengatur Qodlo' dan Qodarku
bahkan sampai waktu saat Engkau mempertemukanku dengan dia
dalam perjalananku di Institut Terbaik negeri ini

Rabu, 14 Juli 2010

Al Ma'tsurat Sughra

Al Fatihah




A'udzubillahis samii'il 'aliim minasy syaithaanirrajiim Bismillahirrahmaanirrahiim. Alhamdulillahirabbil'alamiin. Arrahmanirrahiim. Malikiyaumiddiin iyyaakana' budu wa iyyaa kanasta'iin. Ihdinaash shiraathal mustaqiim. Shiraathal ladziina an'amta 'alaihim ghairil.maghdhuu bi 'alaihim wa laadh dhaaliin

Aku berlindung kepada Allah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui dari godaan setan yang terkutuk.
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.(1)
Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam,(2)Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.(3)Yang menguasai hari pembalasan.(4)Hanya Engkaulah yang kami sembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan.(5)Tunjukilah kami jalan yang lurus,(6)(yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat. (7)

Senin, 07 Juni 2010

Ma'rifatul Islam

A. Islam (إﺳﻼم)

إﺳﻼم secara bahasa artinya
(1) menyerahkan diri, sesuai dg Q.S. An-Nisa': 65




"Maka demi Tuhanmu, mereka [pada hakekatnya] tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima (berserah diri) dengan sepenuhnya."


Kamis, 27 Mei 2010

Siapa yang masih takut untuk berkeluarga?

saya?
anda?
atau dia?
kenapa harus takut??

(hoho tenang2.. ini bukan merupakan salah satu kajian dari Sakolah Pra***** kok)


ya... memangnya kenapa harus takut, kita kan memang sekarang telah berstatus berkeluarga dengan seorang ayah,seorang ibu,kakak-adik, nenek-kakek, pakdhe-budhe, dll.

tapi apa kita sudah berkeluarga dengan benar?


"Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu." (Qs. at-Tahriim: 6)


sudahkah kita berkeluarga dengan benar dengan menjalankan ayat di atas?