Pada akhirnya tujuan dari dakwah adalah mentransformasikan masyarakat yang jahiliyah (dalam hal ini belum tersirami oleh nilai Islam secara utuh) menuju masyarakat yang telah tercerahkan oleh cahaya Islam. Masyarakat seperti ini seringkali disebut sebagai masyarakat madani. Berbicara tentang masyarakat madani, akan merujuk pada tulisan KH.Mas’oed Abidin dalam tulisannya “implementasi adat basandi syarak , syarak basandi di kitabullah”, beliau menuliskan , Madani mengandung kata maddana al-madaina artinya, banaa-ha yakni membangun atau hadhdhara yaitu memperadabkan dan tamaddana artinya menjadi beradab-yang nampak dalam kehidupan masyarakatnya berilmu (rasional) memiliki rasa (emosional) secara individu maupun secara kelompok serta memiliki kemandirian (kedaulatan/harga diri) dalam tata ruang dan peraturan-peraturan yang saling berkaitan.
Merujuk pada refrensi lain, pada tulisannya menuju masyarakat madani, Cendikiawan Muslim Nurcholish Madjid mengatakan ,
Merujuk pada refrensi lain, pada tulisannya menuju masyarakat madani, Cendikiawan Muslim Nurcholish Madjid mengatakan ,